Copyright 2025 © GM Academy
Jasa Pembuatan Website UMKM
Jasa Pelatihan Digital Marketing
Jasa Pembuatan Website Sekolah
Jasa Pelatihan Digital Marketing
Jasa Optimasi SEO untuk UMKM
Jasa Pelatihan Digital Marketing UMKM
Jasa Press Release Media Online
Pelatihan Digital Marketing di Sekolah
Program Magang Digital Marketing SMK dan Mahasiswa
Pelatihan Pemasaran Digital UMKM
Jasa Optimasi Digital Marketing
Jasa Optimasi Digital Marketing

Saham RANS Langsung ARA 34%, Himpun Dana Rp429 M di IPO

Saham RANS Entertainment melesat 34,12% di hari pertama IPO, menghimpun Rp429,25 miliar untuk konser hingga ekspansi Cipungland.
Jasa Pembuatan Website
Listing Saham Perdana PT RANS Entertainment. Sumber: Katadata
Listing Saham Perdana PT RANS Entertainment. Sumber: Katadata

UMKM Go Digital - PT Rans Entertainment Indonesia Tbk (RANS) adalah perusahaan media dan hiburan milik pasangan selebritas Raffi Ahmad dan Nagita Slavina yang resmi melantai di Bursa Efek Indonesia pada Jumat, 10 Juli 2026, sekaligus menghimpun dana sebesar Rp429,25 miliar melalui penawaran umum perdana saham (IPO).

Sepanjang tahun buku 2025, RANS membukukan pendapatan Rp353,37 miliar, turun dari Rp410,49 miliar pada 2024.

Adapun Nagita Slavina menjabat sebagai Direktur Utama, sementara Raffi Ahmad berperan sebagai pendiri (Founder) perusahaan yang mereka rintis sejak 2016.

Begitu bel perdagangan dibuka, saham berkode RANS langsung diserbu investor. Pada pukul 09.00 WIB, harga saham naik 34,12 persen menjadi Rp228 per saham, menyentuh batas Auto Rejection Atas (ARA).

Kenaikan ini terjadi karena rentang batas ARA yang ditetapkan Bursa Efek Indonesia untuk saham di kisaran harga Rp50–200 adalah 35 persen, sehingga lonjakan RANS nyaris menyentuh batas maksimal.

Dalam aksi korporasi ini, RANS menawarkan 2.525.000.000 saham baru atau setara 20,02 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh, dengan harga penawaran Rp170 per saham.

Proses ini menempatkan Trimegah Sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi efek nama yang menurut catatan industri sebelumnya juga menjadi underwriter untuk sejumlah IPO yang melonjak tajam di hari pertama listing, seperti CDIA dan EMAS.

 

Dana IPO untuk Konser hingga AI

Dana segar hasil IPO tidak akan berhenti di kas perusahaan. Alokasi terbesar, yakni 37,61 persen atau Rp161,5 miliar, dianggarkan untuk penyelenggaraan konser musik di berbagai kota.

Porsi kedua terbesar, 19,80 persen atau Rp85 miliar, digunakan untuk mengakuisisi 51 persen saham PT Rans Kosmetika Indonesia, lini kecantikan yang dikenal dengan merek Slavina.

Selain itu, 18,64 persen atau Rp80 miliar dialokasikan untuk pengembangan wahana bermain dan belajar Cipungland, dengan sembilan gerai yang direncanakan dibangun bertahap sepanjang 2026–2027.

RANS juga merambah teknologi kecerdasan buatan lewat investasi 8,15 persen atau Rp35 miliar pada perusahaan patungan bersama PT Feedloop Global Teknologi.

Sisa dana digunakan untuk pelunasan sebagian kredit investasi perseroan sebesar 6,98 persen atau Rp29,95 miliar, serta penguatan modal kerja PT Rans Nikmat Sejahtera sebesar 8,82 persen atau Rp37,8 miliar.

 

Suara dari Manajemen

Di Main Hall Bursa Efek Indonesia, Nagita Slavina menyampaikan bahwa momentum ini menegaskan nilai profesional dari karya kreator Indonesia di panggung ekonomi nasional.

Ia menambahkan bahwa industri kreatif kini tidak lagi berada di pinggiran, melainkan berdiri sejajar dengan sektor-sektor strategis lain.

Sementara itu, Raffi Ahmad menegaskan bahwa langkah ini bukan akhir perjalanan bisnis keluarganya, melainkan awal dari babak baru dengan standar keterbukaan yang lebih tinggi kepada publik dan pemegang saham.

Layar bursa saham menampilkan data PT RANS Entertainment Tbk. Sumber: Liputan6
Layar bursa saham menampilkan data PT RANS Entertainment Tbk. Sumber: Liputan6

Bukan Cerita Laba, Melainkan Cerita IP

Di balik euforia lonjakan harga saham, kondisi fundamental RANS perlu dicermati investor.

Laba tahun berjalan 2025 tercatat Rp56,68 miliar, anjlok 41,59 persen dibanding Rp97,06 miliar pada 2024, sejalan dengan penurunan pendapatan tahunan.

Sejumlah analis pasar modal menilai penurunan ini bukan tanda kemunduran, melainkan cerminan dari besarnya biaya ekspansi ke lini bisnis baru Cipungland, AI, dan Slavina yang belum optimal menghasilkan pendapatan.

Dengan harga penawaran dan laba bersih tersebut, valuasi RANS diperkirakan berada di kisaran rasio harga terhadap laba (PER) 30–38 kali, sebuah level yang lazim ditemukan pada saham teknologi bertumbuh, bukan perusahaan media konvensional.

Kondisi ini menandakan pasar sedang membayar premium atas ekspektasi pertumbuhan jangka panjang, bukan atas rekam jejak laba historis perusahaan.

 

Latar Belakang Perusahaan

RANS Entertainment awalnya berdiri sebagai kanal konten digital keluarga pada 2016 dengan nama PT RNR Film Internasional, sebelum berevolusi menjadi creator-based venture model bisnis yang mengubah kreativitas dan basis audiens seorang kreator menjadi kekayaan intelektual (IP) dan entitas usaha komersial.

Perusahaan ini kini telah bekerja sama dengan lebih dari 300 brand di berbagai sektor, mulai dari produksi konten, manajemen talent, penyelenggaraan event, hingga lini kecantikan dan teknologi.

Volume perdagangan pada hari pertama listing tergolong ramai, dengan transaksi mencapai 6.103 lot melalui 1.701 kali transaksi, sementara antrean beli terus menumpuk di kisaran harga Rp220–228 per saham.

Manajemen RANS mengingatkan calon investor untuk tetap merujuk pada prospektus resmi perusahaan sebagai referensi utama sebelum mengambil keputusan investasi, mengingat sebagian besar model bisnis RANS bersifat berbasis proyek dengan visibilitas pendapatan jangka panjang yang masih terbatas.

Jasa Pembuatan Website
Jasa Press Release Media Online
Jasa Pembuatan Website UMKM
Pelatihan Digital Marketing untuk UMKM
PixxelPro Digital ID