Copyright 2025 © GM Academy
Jasa Pembuatan Website UMKM
Jasa Pelatihan Digital Marketing
Jasa Pembuatan Website Sekolah
Jasa Pelatihan Digital Marketing
Jasa Optimasi SEO untuk UMKM
Jasa Pelatihan Digital Marketing UMKM
Jasa Press Release Media Online
Pelatihan Digital Marketing di Sekolah
Program Magang Digital Marketing SMK dan Mahasiswa
Pelatihan Pemasaran Digital UMKM
Jasa Optimasi Digital Marketing
Jasa Optimasi Digital Marketing

MLPT Resmi Stock Split 1:25, Harga Jadi Rp1.040

Multipolar Technology (MLPT) resmi stock split rasio 1:25 mulai 21 Juli 2026. Simak jadwal, harga teoritis, dan dampaknya bagi investor.
Jasa Pembuatan Website
Logo Multipolar Technology Group di resepsionis. Sumber: Warta Ekonomi
Logo Multipolar Technology Group di resepsionis. Sumber: Warta Ekonomi

UMKM Go Digital - PT Multipolar Technology Tbk (MLPT) resmi melaksanakan pemecahan saham atau stock split dengan rasio 1:25 mulai 21 Juli 2026, mengubah nilai nominal saham dari Rp100 menjadi Rp4 per lembar.

Aksi korporasi emiten teknologi Grup Lippo ini membuat harga teoritis saham MLPT ditetapkan sebesar Rp1.040, jauh lebih terjangkau dibandingkan harga saham sebelum split yang sempat berada di kisaran Rp25.950–Rp29.225 per lembar.

Bursa Efek Indonesia (BEI) menyebut langkah ini ditujukan untuk meningkatkan likuiditas perdagangan sekaligus memperluas akses investor ritel terhadap saham MLPT.

Kepala Divisi Pengaturan dan Operasional Perdagangan BEI, Pande Made Kusuma Ari, mengonfirmasi bahwa penetapan harga teoritis tersebut mengacu pada surat resmi MLPT bernomor 049/MLPT/PDC/VII/2026 tertanggal 15 Juli 2026 perihal keterbukaan informasi aksi korporasi.

Harga dasar baru untuk perhitungan indeks harga saham (IHS) individual MLPT pun disesuaikan menjadi Rp19,237, hasil dari formula yang memperhitungkan harga teoritis dibagi harga penutupan lama dikalikan harga acuan sebelumnya.

 

Restu Pemegang Saham dan Jadwal Pelaksanaan

Rencana stock split ini telah mendapat persetujuan pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 29 Juni 2026.

Selain restu pemegang saham, MLPT juga telah mengantongi persetujuan BEI atas pencatatan saham hasil pemecahan tersebut sebelum resmi dijalankan.

Manajemen menetapkan jadwal pelaksanaan secara bertahap. Perdagangan saham dengan nilai nominal lama di Pasar Reguler dan Pasar Negosiasi berakhir pada 20 Juli 2026.

Sehari setelahnya, 21 Juli 2026, perdagangan saham dengan nilai nominal baru mulai berlaku di kedua pasar tersebut.

Recording date atau tanggal pencatatan pemegang saham yang berhak atas saham hasil split ditetapkan pada 22 Juli 2026, mengacu pada saldo saham di masing-masing subrekening efek Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI).

Selanjutnya, pada 23 Juli 2026, saham hasil pemecahan didistribusikan ke subrekening efek pemegang saham, bersamaan dengan mulai berlakunya perdagangan nominal baru di Pasar Tunai.

Perusahaan memastikan skema ini tidak akan menimbulkan saham pecahan, sehingga seluruh pemegang saham menerima jumlah saham baru secara utuh sesuai rasio yang ditetapkan.

Kenapa MLPT Melakukan Stock Split?

Manajemen MLPT menyatakan bahwa pemecahan saham dilakukan agar harga saham perseroan menjadi lebih terjangkau bagi investor ritel, sekaligus mendorong peningkatan jumlah pemegang saham.

"Pemecahan saham dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan likuiditas perdagangan saham perseroan serta menjadikan harga saham perseroan lebih terjangkau bagi para investor ritel," demikian pernyataan manajemen dalam keterbukaan informasi BEI.

Dari sisi struktur permodalan, stock split ini tidak mengubah total modal disetor perseroan yang tetap sebesar Rp187,5 miliar.

Yang berubah adalah jumlah saham beredar, yang melonjak dari semula 1,875 miliar lembar menjadi 46,875 miliar lembar setelah pemecahan.

Sejalan dengan itu, modal dasar MLPT ditetapkan sebesar Rp600 miliar yang terbagi atas 150 miliar saham, masing-masing bernilai nominal Rp4.

Grafik pergerakan saham di layar. Sumber: Media Perjuangan
Grafik pergerakan saham di layar. Sumber: Media Perjuangan

Pergerakan Harga Saham Jelang Stock Split

Menjelang peresmian aksi korporasi ini, saham MLPT sempat terkoreksi 11,21 persen, dari Rp29.225 turun ke Rp25.950 pada penutupan cum di pasar reguler per 20 Juli 2026, menurut data perdagangan BEI.

Nilai kapitalisasi pasar MLPT saat itu tercatat mencapai Rp48,6 triliun, dengan volume transaksi 188.400 saham dan valuasi transaksi sekitar Rp5 miliar sepanjang 1.162 kali transaksi.

Data perdagangan turut menunjukkan bahwa saham emiten teknologi ini lebih diminati investor domestik.

Sepanjang perdagangan tersebut, investor domestik mencatatkan pembelian sekitar Rp4,96 miliar dan penjualan sekitar Rp4,84 miliar.

Sebagai perbandingan, investor asing hanya mencatatkan pembelian sebesar Rp47,3 juta dan penjualan Rp169,4 juta, menandakan dominasi minat domestik terhadap saham ini menjelang stock split.

Pada penutupan sesi 15 Juli 2026, tepat saat prospektus stock split dirilis, saham MLPT sempat menguat 2,54 persen ke level Rp19.200, sebelum kembali bergerak fluktuatif hingga hari pelaksanaan split.

 

Yang Perlu Diperhatikan Investor

Analis mengingatkan bahwa turunnya harga nominal saham akibat stock split bukan cerminan penurunan nilai fundamental perusahaan, melainkan murni penyesuaian teknis jumlah dan nilai lembar saham.

Harga yang tampak lebih murah setelah split memang berpotensi mendongkrak likuiditas perdagangan, namun keputusan investasi sebaiknya tidak hanya didasarkan pada aksi korporasi semacam ini.

Investor disarankan tetap mencermati kinerja keuangan, prospek bisnis, serta strategi perusahaan sebelum memutuskan membeli atau menambah kepemilikan saham MLPT.

Sebagai emiten teknologi di bawah Grup Lippo, MLPT sebelumnya juga tercatat memperluas portofolio solusi digitalnya serta membagikan dividen kepada pemegang saham, yang turut menjadi salah satu pertimbangan fundamental di luar aksi stock split ini.

Dengan rampungnya proses stock split 1:25 ini, pelaku pasar kini menunggu bagaimana likuiditas dan minat investor ritel terhadap saham MLPT berkembang pascapenyesuaian harga menjadi lebih terjangkau di kisaran Rp1.040 per lembar.

Jasa Pembuatan Website
Jasa Press Release Media Online
Jasa Pembuatan Website UMKM
Pelatihan Digital Marketing untuk UMKM
PixxelPro Digital ID