![]() |
| Tangan memegang emas batangan Antam Logam Mulia. Sumber: JakartaTerkini.id |
UMKM Go
Digital - Harga emas Antam hari ini, Sabtu (4/7/2026), naik Rp19.000
per gram menjadi Rp2.670.000, dari posisi sebelumnya Rp2.651.000. Untuk
ukuran 10 gram, harga emas Antam kini berada di Rp26.195.000.
Meski harga naik, membeli emas saat tren menguat tidak
otomatis berarti rugi justru mengindikasikan momentum pasar sedang positif,
sementara potensi untung-rugi investor sebenarnya baru terlihat saat emas
dijual kembali (buyback), bukan saat harga beli naik.
Kenaikan ini merupakan hari kedua berturut-turut logam mulia
produksi PT Aneka Tambang Tbk mencatat penguatan.
Berdasarkan pantauan di laman resmi Logam Mulia, harga emas
Antam pada Jumat (3/7/2026) sebelumnya juga naik Rp11.000 menjadi Rp2.651.000
per gram, setelah pada Kamis (2/7/2026) menguat Rp15.000 ke level Rp2.640.000
per gram.
Bersamaan dengan naiknya harga jual, harga buyback atau
harga beli kembali emas Antam turut melonjak lebih tajam, yakni naik
Rp29.000 menjadi Rp2.429.000 per gram, dari sebelumnya Rp2.400.000
per gram.
Dengan demikian, selisih (spread) antara harga jual dan
harga buyback hari ini mencapai Rp241.000 per gram angka yang penting
diperhitungkan investor sebelum memutuskan membeli emas untuk jangka pendek.
Rincian Harga Emas Antam Semua Ukuran
Berikut daftar lengkap harga emas batangan Antam per Sabtu
(4/7/2026), belum termasuk pajak:
- 0,5
gram: Rp1.385.000
- 1
gram: Rp2.670.000
- 2
gram: Rp5.280.000
- 3
gram: Rp7.895.000
- 5
gram: Rp13.125.000
- 10
gram: Rp26.195.000
- 25
gram: Rp65.362.000
- 50
gram: Rp130.645.000
- 100
gram: Rp261.212.000
- 250
gram: Rp652.765.000
- 500
gram: Rp1.305.320.000
Harga di atas berlaku untuk transaksi di Butik Emas Logam
Mulia (BELM) Gedung Antam, Jakarta, dan dapat berbeda di gerai lain seperti
Pegadaian.
Kenaikan Sepanjang 2026 dan Rekor Tertinggi
Sepanjang tahun 2026, harga emas Antam sudah naik sekitar
7,31 persen. Pada tanggal 1 Januari 2026, harga emas Antam tercatat sebesar
Rp2.488.000 per gram.
Meski terus menguat dalam beberapa hari terakhir, harga hari
ini masih di bawah rekor tertinggi sepanjang masa (all time high) sebesar
Rp3.168.000 per gram yang tercatat pada 29 Januari 2026.
Penguatan harga emas Antam sejalan dengan tren harga emas
dunia yang juga menguat pada perdagangan Jumat (3/7/2026), membukukan kenaikan
mingguan pertama setelah empat pekan berturut-turut melemah.
Harga emas dunia berada di kisaran 4.170 dolar AS per ons,
mendekati level tertinggi sejak 23 Juni 2026, dengan kenaikan mingguan sekitar
2 persen.
Penguatan harga emas global ini dipicu oleh data
ketenagakerjaan Amerika Serikat yang lebih lemah dari perkiraan pasar.
Jumlah lapangan kerja nonpertanian di AS hanya bertambah
57.000 pada Juni 2026, jauh di bawah ekspektasi pasar yang memperkirakan
penambahan sekitar 110.000.
Data ketenagakerjaan yang lesu ini biasanya mendorong
ekspektasi pasar terhadap pelonggaran kebijakan suku bunga, yang pada
gilirannya membuat emas sebagai aset lindung nilai semakin diminati.
![]() |
| Tangan menunjukkan emas batangan Logam Mulia Antam. Sumber: MSN. |
Pajak yang Berlaku untuk Transaksi Emas Antam
Bagi investor ritel maupun konsumen yang berencana membeli
emas, penting untuk memperhitungkan komponen pajak.
Berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor
34/PMK.10/2017, pembelian emas batangan dikenakan Pajak Penghasilan (PPh)
Pasal 22 sebesar 0,9 persen dari nilai transaksi.
Namun, bagi pembeli yang menyertakan Nomor Pokok Wajib
Pajak (NPWP), tarif pajak lebih ringan yakni 0,25 persen sesuai PMK Nomor
38 Tahun 2023.
Sementara untuk transaksi penjualan kembali (buyback) ke
Antam dengan nilai transaksi di atas Rp10 juta, dikenakan PPh Pasal 22 sebesar
1,5 persen bagi pemilik NPWP dan 3 persen bagi yang tidak memiliki NPWP.
Pajak buyback ini dipotong langsung dari total nilai
transaksi yang dilakukan, sehingga dana yang diterima investor sudah bersih
dari potongan pajak.
Apa Artinya bagi Investor dan Calon Pembeli?
Bagi investor jangka panjang, tren kenaikan harga
emas Antam dalam beberapa hari terakhir menjadi sinyal positif, sejalan
dengan penguatan harga emas dunia akibat ekspektasi pelonggaran kebijakan
moneter AS.
Namun bagi konsumen yang berencana membeli dalam waktu dekat
untuk kebutuhan jangka pendek, penting mencermati lebarnya selisih antara harga
jual dan harga buyback, karena emas Antam pada dasarnya lebih cocok sebagai
instrumen investasi jangka panjang ketimbang untuk spekulasi harian.
Harga emas Antam bersifat fluktuatif dan dapat
berubah sewaktu-waktu mengikuti pergerakan harga emas dunia serta nilai tukar
rupiah.
Investor maupun calon pembeli disarankan memantau laman resmi Logam Mulia secara berkala sebelum melakukan transaksi, mengingat harga di laman resmi biasanya diperbarui beberapa kali dalam sehari.




