Copyright 2025 © GM Academy
Jasa Pembuatan Website UMKM
Jasa Pelatihan Digital Marketing
Jasa Pembuatan Website Sekolah
Jasa Pelatihan Digital Marketing
Jasa Optimasi SEO untuk UMKM
Jasa Pelatihan Digital Marketing UMKM
Jasa Press Release Media Online
Pelatihan Digital Marketing di Sekolah
Program Magang Digital Marketing SMK dan Mahasiswa
Pelatihan Pemasaran Digital UMKM
Jasa Optimasi Digital Marketing
Jasa Optimasi Digital Marketing

Harga BBM Pertamina 20 Juli 2026 di Malang: Ini Rinciannya

Simak rincian harga BBM Pertamina 20 Juli 2026 di Malang: Pertalite, Pertamax, Dexlite, hingga Pertamina Dex terbaru.
Jasa Pembuatan Website
Antrean mobil di SPBU Pertamina. Sumber: Moladin
Antrean mobil di SPBU Pertamina. Sumber: Moladin

UMKM Go Digital - Harga BBM Pertamina per 20 Juli 2026 di Malang dan seluruh wilayah Jawa Timur tidak mengalami kenaikan, dengan Pertamax RON 92 masih dijual Rp16.250 per liter untuk wilayah Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, dan Jawa Timur.

Pertamina justru sudah menurunkan tiga produk nonsubsidi lain, yaitu Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex, sejak awal bulan ini.

Hingga Senin (20/7/2026), belum ada pengumuman penyesuaian harga baru sehingga seluruh tarif BBM di Malang Raya masih mengacu pada daftar yang berlaku sejak 1 Juli 2026.

 

Daftar Lengkap Harga BBM di Malang Raya

Berdasarkan data resmi Pertamina Patra Niaga, berikut harga BBM yang berlaku di Malang dan sekitarnya per hari ini:

  • Pertalite: Rp10.000 per liter
  • Biosolar: Rp6.800 per liter
  • Pertamax: Rp16.250 per liter
  • Pertamax Green 95: Rp17.000 per liter
  • Pertamax Turbo: Rp19.300 per liter
  • Dexlite: Rp19.700 per liter
  • Pertamina Dex: Rp21.150 per liter

Harga tersebut berlaku sama di DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur, sehingga masyarakat Malang membayar tarif yang identik dengan konsumen di Pulau Jawa lainnya.

 

Tiga Produk yang Turun Sejak 1 Juli

Penurunan harga paling signifikan terjadi pada tiga produk nonsubsidi. Harga Pertamax Turbo turun sebesar Rp1.450 menjadi Rp19.300 per liter, dari sebelumnya Rp20.750.

Sementara itu, harga Pertamina Dex turun Rp3.650 dari Rp24.800 menjadi Rp21.150 per liter, dan Dexlite ikut melemah dari Rp23.000 menjadi Rp19.700 per liter, atau turun Rp3.300.

Penyesuaian ini resmi berlaku sejak Pertamina Patra Niaga menurunkan harga BBM sejak 1 Juli 2026 pukul 00.00 WIB.

Sampai pekan ketiga Juli, belum ada perubahan tarif lanjutan untuk seluruh produk BBM Pertamina, termasuk di wilayah Jawa Timur.

Truk tangki merah di SPBU Pertamina. Sumber: RRI
Truk tangki merah di SPBU Pertamina. Sumber: RRI

Kenapa Harga Disesuaikan?

Pertamina mengungkapkan bahwa penyesuaian harga bukanlah keputusan yang diambil secara sepihak, melainkan merupakan hasil dari evaluasi yang dilakukan secara berkala.

Penyesuaian harga mempertimbangkan sejumlah faktor, seperti pergerakan harga minyak mentah dunia, kondisi fiskal nasional, serta daya beli masyarakat.

Faktor nilai tukar rupiah terhadap dolar AS juga turut memengaruhi biaya impor minyak mentah dan produk turunannya, yang pada akhirnya berdampak pada harga jual di dalam negeri.

Sementara itu, Pertamax dan Pertamax Green 95 tidak ikut turun karena kedua produk ini baru saja mengalami kenaikan pada pertengahan tahun.

Harga Pertamax nonsubsidi resmi disesuaikan naik per 10 Juni 2026 dan masih berlaku hingga Juli 2026, sehingga Pertamina menahan harga kedua produk tersebut sambil terus memantau perkembangan pasar global sebelum melakukan penyesuaian lanjutan.

 

BBM Subsidi Tetap Stabil

Bagi pengguna BBM bersubsidi, tidak ada perubahan yang perlu dikhawatirkan. Pertalite tetap dijual Rp10.000 per liter dan Biosolar Rp6.800 per liter di seluruh Indonesia, termasuk Malang.

Kestabilan ini penting bagi masyarakat menengah ke bawah, termasuk pelaku usaha kecil dan pengendara harian, karena beban biaya transportasi tidak ikut naik meski beberapa produk nonsubsidi sempat mengalami fluktuasi sejak Juni lalu.

 

Kenapa Harga Bisa Beda Antarwilayah

Meski harga di Malang mengikuti tarif zona Jawa-Bali-Nusa Tenggara, penting dipahami bahwa harga BBM Pertamina tidak seragam di seluruh Indonesia.

Perbedaan tarif dipengaruhi oleh biaya distribusi, kondisi geografis, besaran Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB), hingga kebijakan khusus di kawasan tertentu seperti Free Trade Zone.

Sebagai gambaran, harga Pertamax di Sumatera Barat dan Riau bisa mencapai Rp17.000 per liter, lebih tinggi dibanding Rp16.250 di Malang.

Bagi wisatawan, pelaku usaha pariwisata, dan tour operator yang beroperasi di kawasan Malang Raya, stabilnya harga BBM sejak awal Juli ini memberi kepastian dalam menghitung biaya operasional kendaraan wisata maupun transportasi tamu, setidaknya hingga ada pengumuman resmi berikutnya dari Pertamina Patra Niaga.

Masyarakat disarankan tetap memantau kanal resmi Pertamina atau aplikasi MyPertamina untuk memastikan harga terbaru sebelum mengisi BBM, mengingat penyesuaian harga nonsubsidi dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti dinamika harga minyak dunia.

Jasa Pembuatan Website
Jasa Press Release Media Online
Jasa Pembuatan Website UMKM
Pelatihan Digital Marketing untuk UMKM
PixxelPro Digital ID