Copyright 2025 © GM Academy
Jasa Pembuatan Website UMKM
Jasa Pelatihan Digital Marketing
Jasa Pembuatan Website Sekolah
Jasa Pelatihan Digital Marketing
Jasa Optimasi SEO untuk UMKM
Jasa Pelatihan Digital Marketing UMKM
Jasa Press Release Media Online
Pelatihan Digital Marketing di Sekolah
Program Magang Digital Marketing SMK dan Mahasiswa
Pelatihan Pemasaran Digital UMKM
Jasa Optimasi Digital Marketing
Jasa Optimasi Digital Marketing

Cara Daftar WhatsApp Business untuk UMKM, Mudah dan Cepat

Panduan lengkap cara daftar dan setup WhatsApp Business untuk UMKM dari nol. Ikuti langkah ini agar akun bisnis aktif hari ini.
Jasa Pembuatan Website
Ilustrasi Cara Daftar WhatsApp Business UMKM

UMKM Go Digital - Cara daftar WhatsApp Business untuk UMKM sangat mudah dan tidak memerlukan keahlian teknis: cukup unduh aplikasinya gratis dari Google Play Store atau App Store, daftarkan nomor telepon bisnis, lalu lengkapi profil usaha dengan nama, kategori, jam operasional, dan informasi kontak.

Seluruh proses aktivasi bisa selesai dalam waktu kurang dari 15 menit menggunakan smartphone apa pun yang mendukung Android maupun iOS.

Yang perlu diperhatikan sejak awal adalah soal nomor telepon, satu nomor hanya bisa digunakan di satu aplikasi, sehingga disarankan menyiapkan nomor khusus bisnis yang terpisah dari nomor WhatsApp pribadi.

 

Persiapan Sebelum Mendaftar WhatsApp Business

Sebelum memulai proses pendaftaran, ada beberapa hal yang perlu disiapkan agar setup berjalan lancar dan akun langsung aktif optimal sejak hari pertama.

Pilih Nomor Telepon yang Tepat

Ini adalah keputusan paling krusial dalam proses pendaftaran. Terdapat dua pilihan yang bisa diambil:

Opsi 1: Gunakan nomor baru khusus bisnis (sangat disarankan)

Mendaftarkan nomor baru yang memang diperuntukkan untuk keperluan usaha adalah pilihan terbaik.

Nomor ini bisa berupa nomor SIM card biasa atau bahkan nomor telepon rumah/kantor yang mendukung SMS atau panggilan untuk verifikasi OTP.

Opsi 2: Pindahkan nomor dari WhatsApp biasa ke WhatsApp Business

Nomor yang sebelumnya terdaftar di WhatsApp Messenger bisa dipindahkan ke WhatsApp Business.

Namun perlu diingat: setelah dipindahkan, nomor tersebut tidak lagi aktif di WhatsApp biasa.

Riwayat chat personal bisa dicadangkan terlebih dahulu sebelum migrasi.

 

Satu Ponsel untuk Dua WhatsApp: Bisakah?

Pertanyaan ini sangat umum di kalangan UMKM. Jawabannya: bisa, asalkan menggunakan dua nomor berbeda.

Pengguna ponsel dual-SIM dapat memasang WhatsApp Messenger di satu nomor dan WhatsApp Business di nomor satunya.

Satu nomor yang sama, bagaimanapun, tidak bisa aktif di dua aplikasi secara bersamaan.


Siapkan Juga Data Berikut

Sebelum membuka aplikasi, siapkan informasi ini agar profil bisnis bisa langsung dilengkapi:

  • Nama usaha yang ingin ditampilkan kepada pelanggan
  • Kategori bisnis (tersedia puluhan pilihan di aplikasi)
  • Jam operasional toko atau layanan
  • Alamat usaha jika memiliki lokasi fisik
  • Logo atau foto profil bisnis berkualitas baik
Ilustrasi Cara Daftar WhatsApp Business UMKM
Ilustrasi Cara Daftar WhatsApp Business UMKM

Langkah-Langkah Daftar WhatsApp Business dari Nol

Langkah 1: Unduh Aplikasi WhatsApp Business

Buka Google Play Store (Android) atau App Store (iOS), cari "WhatsApp Business", lalu unduh aplikasinya.

Pastikan mengunduh aplikasi dengan nama WhatsApp Business, bukan WhatsApp Messenger biasa.

Ikon aplikasinya menampilkan huruf "B" berwarna hijau sebagai pembeda.

 

Langkah 2: Setujui Syarat dan Ketentuan

Setelah aplikasi terbuka, baca dan setujui Syarat Layanan serta Kebijakan Privasi Meta.

Tekan tombol Setuju dan Lanjutkan untuk melanjutkan ke tahap berikutnya.

 

Langkah 3: Masukkan dan Verifikasi Nomor Bisnis

Pilih kode negara Indonesia (+62), lalu masukkan nomor telepon bisnis tanpa angka 0 di awal. WhatsApp Business akan mengirimkan kode OTP 6 digit melalui SMS.

Masukkan kode tersebut untuk memverifikasi kepemilikan nomor.

Jika SMS tidak masuk dalam beberapa menit, gunakan opsi verifikasi via panggilan telepon.

 

Langkah 4: Izinkan Akses Kontak dan File

Aplikasi akan meminta izin akses ke kontak dan penyimpanan perangkat.

Berikan izin agar WhatsApp Business bisa berfungsi penuh, termasuk untuk menampilkan nama kontak pelanggan dan mengizinkan pengiriman foto produk.

 

Langkah 5: Buat dan Lengkapi Profil Bisnis

Ini adalah tahap terpenting dalam setup awal. Isi semua kolom profil bisnis secara lengkap:

  • Nama bisnis: gunakan nama yang dikenal pelanggan, bukan nama pribadi
  • Kategori: pilih yang paling sesuai dari daftar yang tersedia
  • Deskripsi: tuliskan keunggulan produk atau layanan dalam 2–3 kalimat
  • Jam buka: atur hari dan jam operasional dengan akurat
  • Alamat: isi jika usaha memiliki lokasi fisik yang bisa dikunjungi
  • Website/email: tambahkan jika tersedia untuk memperkuat kredibilitas

Setelah semua terisi, tekan Simpan.

 

Setup Lanjutan Setelah Akun Aktif

Aktifkan Pesan Otomatis Sejak Hari Pertama

Segera setelah profil selesai dibuat, masuk ke Pengaturan → Alat Bisnis untuk mengaktifkan fitur WhatsApp Business: Pesan Sambutan, Pesan Tidak Ada di Tempat, dan Quick Replies.

Mengaktifkan pesan otomatis di hari pertama memastikan tidak ada pelanggan yang terlayani buruk bahkan saat toko baru saja dibuka.

 

Tambahkan Produk ke Katalog

Masuk ke menu Toko → Kelola Katalog → Tambah Produk Baru.

Unggah foto produk, isi nama, harga, dan deskripsi, lalu simpan.

Katalog yang sudah terisi bisa langsung dibagikan ke pelanggan melalui ikon tas belanja di dalam obrolan.

 

Hubungkan ke WhatsApp Web

Untuk kenyamanan mengelola percakapan dari komputer, buka web.whatsapp.com di browser, lalu scan kode QR yang muncul menggunakan kamera aplikasi WhatsApp Business di ponsel.

Akun kini bisa diakses dan dikelola dari layar yang lebih besar.

 

Kesalahan Umum Saat Daftar yang Harus Dihindari

Beberapa kesalahan yang sering dilakukan UMKM saat pertama kali mendaftar dan berakibat pada pengalaman buruk di awal penggunaan:

  • Menggunakan nama pribadi, bukan nama usaha, sebagai nama profil
  • Membiarkan deskripsi bisnis kosong sehingga pelanggan tidak tahu usaha bergerak di bidang apa
  • Tidak mengatur jam operasional, membuat Away Message tidak berfungsi dengan tepat
  • Mengabaikan fitur katalog dan langsung mengandalkan pengiriman foto satu per satu
  • Mendaftarkan nomor pribadi yang tidak bisa dimonitor secara terpisah dari komunikasi personal

Untuk konteks lebih lengkap tentang cara memaksimalkan seluruh fitur setelah akun aktif, termasuk strategi penjualan dan pengelolaan pelanggan, simak panduan induknya di WhatsApp Business untuk UMKM: Cara Pakai dan Manfaatnya.


Disclaimer: Tampilan antarmuka dan langkah-langkah dalam artikel ini dapat berubah sewaktu-waktu sesuai pembaruan versi aplikasi WhatsApp Business dari Meta Platforms. Selalu periksa versi terbaru aplikasi di perangkat masing-masing.

Sumber: WhatsApp Business Help Center (business.whatsapp.com), Meta Business Help Center (facebook.com/business/help), Dokumentasi resmi WhatsApp Business App, Android & iOS.

Jasa Pembuatan Website
Jasa Press Release Media Online
Jasa Pembuatan Website UMKM
Pelatihan Digital Marketing untuk UMKM
PixxelPro Digital ID