Copyright 2025 © GM Academy
Jasa Pembuatan Website UMKM
Jasa Pelatihan Digital Marketing
Jasa Pembuatan Website Sekolah
Jasa Pelatihan Digital Marketing
Jasa Optimasi SEO untuk UMKM
Jasa Pelatihan Digital Marketing UMKM
Jasa Press Release Media Online
Pelatihan Digital Marketing di Sekolah
Program Magang Digital Marketing SMK dan Mahasiswa
Pelatihan Pemasaran Digital UMKM
Jasa Optimasi Digital Marketing
Jasa Optimasi Digital Marketing

5 Tools Gratis dan Ampuh untuk Riset Keyword Lokal UMKM

Temukan 5 tools gratis untuk riset keyword lokal UMKM tanpa biaya. Cocok untuk pemula, mudah dipakai lewat HP maupun laptop.
Jasa Pembuatan Website
Tools Riset Keyword Lokal UMKM

UMKM Go Digital - Tools riset keyword lokal UMKM yang paling praktis dan tanpa biaya meliputi Google Autocomplete, Google Trends, Google Keyword Planner, fitur pencarian Instagram serta TikTok, dan versi gratis Ubersuggest.

Kelima alat ini bisa langsung dipakai lewat HP atau laptop untuk melihat kata kunci apa yang benar-benar dicari warga di sekitar lokasi usaha.

Dengan memadukan kelimanya, pelaku UMKM bisa menyusun daftar kata kunci lokal yang akurat sebagai bagian dari strategi menggunakan keyword lokal UMKM secara menyeluruh.

  • Riset keyword lokal tidak membutuhkan anggaran khusus karena semua tools utama tersedia gratis.
  • Google Autocomplete dan Google Trends cocok untuk melihat variasi dan tren pencarian di suatu daerah.
  • Google Keyword Planner memberi gambaran volume pencarian meski awalnya dirancang untuk iklan berbayar.
  • Instagram dan TikTok membantu melihat kata kunci populer di kalangan pengguna media sosial lokal.
  • Hasil riset perlu dikelompokkan menjadi keyword utama, sekunder, dan long-tail sebelum diterapkan.

Kemudahan Melakukan Riset Keyword Tanpa Biaya

Banyak pelaku UMKM mengira riset keyword membutuhkan biaya langganan tools premium.

Padahal, sebagian besar informasi yang dibutuhkan sudah tersedia gratis lewat layanan yang setiap hari dipakai orang, seperti kolom pencarian Google, Instagram, dan TikTok.

Modal utamanya hanya waktu untuk mengamati pola pencarian dan mencatat variasi kata kunci yang muncul.

Pilihan Tools Gratis untuk Pelaku UMKM

1. Google Autocomplete

Ketik ide bisnis diikuti spasi dan nama kota di kolom pencarian Google, lalu perhatikan saran otomatis yang muncul.

Saran ini berasal dari pola pencarian pengguna lain sehingga mencerminkan kata kunci yang benar-benar populer di area tersebut, bukan sekadar tebakan.

2. Google Trends

Google Trends memungkinkan pelaku UMKM membandingkan minat pencarian suatu produk antar provinsi atau kota dalam rentang waktu tertentu.

Fitur ini berguna untuk mengecek apakah minat terhadap produk sedang naik, stabil, atau menurun di wilayah target sebelum menentukan fokus konten.

3. Google Keyword Planner

Tools ini awalnya dirancang untuk kebutuhan iklan berbayar, namun tetap bisa diakses gratis menggunakan akun Gmail atau Google Ads tanpa harus menjalankan kampanye.

Keyword Planner memberi perkiraan volume pencarian bulanan yang membantu menilai seberapa besar potensi sebuah kata kunci lokal.

4. Fitur Pencarian Instagram dan TikTok

Kolom pencarian Instagram dan TikTok menampilkan suggested tags dan lokasi populer saat pengguna mengetik kata kunci tertentu.

Fitur ini sangat relevan karena banyak calon pelanggan, terutama generasi muda, mencari rekomendasi tempat langsung lewat aplikasi media sosial dibanding mesin pencari konvensional.

5. Ubersuggest Versi Gratis

Ubersuggest versi gratis menampilkan estimasi volume pencarian bulanan untuk kata kunci tertentu, termasuk variasi lokal.

Meski jumlah pencarian yang bisa dicek per hari terbatas pada versi gratis, tools ini tetap cukup untuk kebutuhan riset awal UMKM skala kecil.

Tools Gratis Riset Keyword Lokal UMKM
Ilustrasi Tools Gratis Riset Keyword Lokal UMKM

Bagaimana Cara Menyusun Daftar Keyword untuk Bisnis Anda?

Setelah mengumpulkan variasi kata kunci dari kelima tools di atas, langkah berikutnya adalah mengelompokkannya.

Keyword utama mewakili produk atau jasa inti bisnis, misalnya "jasa laundry di Malang".

Keyword sekunder mencakup variasi produk pendukung, sementara keyword long-tail lebih spesifik seperti "jasa laundry kiloan dekat kampus di Malang".

Pengelompokan ini memudahkan penempatan kata kunci ke halaman yang tepat, misalnya keyword utama untuk halaman beranda dan keyword long-tail untuk halaman layanan spesifik.

Panduan penempatannya dibahas lebih lanjut pada memasukkan keyword ke dalam website.

Kesimpulan Praktis

Riset keyword lokal tidak memerlukan anggaran besar selama pelaku UMKM tahu tools mana yang tepat digunakan.

Kombinasi Google Autocomplete, Google Trends, Google Keyword Planner, fitur pencarian media sosial, dan Ubersuggest sudah cukup untuk membangun daftar kata kunci lokal yang siap diterapkan ke website maupun konten media sosial.

Baca Juga:

Disclaimer: Informasi tools dan fiturnya dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti pembaruan dari masing-masing platform. Artikel ini disusun berdasarkan pengetahuan umum praktik SEO dan dapat disesuaikan dengan kondisi terbaru di lapangan

Jasa Pembuatan Website
Jasa Press Release Media Online
Jasa Pembuatan Website UMKM
Pelatihan Digital Marketing untuk UMKM
PixxelPro Digital ID