![]() |
| Tangan memegang batangan emas Antam 50 gram kemasan. Sumber: Investor Daily |
UMKM Go
Digital - Harga emas Antam hari ini, Selasa (14/7/2026), turun
Rp20.000 per gram menjadi Rp2.615.000 dari posisi sebelumnya Rp2.635.000.
Harga buyback atau beli kembali ikut melemah lebih dalam, anjlok
Rp43.000 menjadi Rp2.352.000 per gram.
Untuk pecahan 10 gram, harga emas Antam hari ini berada di
level Rp25.645.000, sementara pecahan 0,5 gram turun menjadi Rp1.357.500.
Data ini merujuk pembaruan resmi di laman Logam Mulia PT
Aneka Tambang Tbk (Antam) yang biasanya diperbarui setiap pukul 08.30 WIB.
Penurunan ini melanjutkan tren pelemahan yang juga terjadi
pada perdagangan Senin (13/7/2026), ketika harga emas 1 gram sempat turun
Rp20.000 dari Rp2.655.000 menjadi Rp2.635.000.
Dengan demikian, harga emas Antam sudah dua hari beruntun
bergerak turun.
Rincian Harga Emas Antam Semua Ukuran Hari Ini
Penurunan harga berlaku merata di seluruh pecahan emas
batangan Antam, mulai dari ukuran terkecil hingga terbesar. Berikut rinciannya:
- 0,5
gram: Rp1.357.500
- 1
gram: Rp2.615.000
- 2
gram: Rp5.170.000
- 3
gram: Rp7.730.000
- 5
gram: Rp12.850.000
- 10
gram: Rp25.645.000
- 25
gram: Rp63.987.000
- 50
gram: Rp127.895.000
- 100
gram: Rp255.712.000
- 250
gram: Rp639.015.000
- 500
gram: Rp1.277.820.000
Harga di atas adalah harga jual resmi Antam dan belum
termasuk pajak. Untuk pembelian, transaksi emas batangan Antam dikenakan Pajak
Penghasilan (PPh) Pasal 22 berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan Nomor
34/PMK.10/2017.
Tarifnya 0,9 persen bagi pembeli yang belum memiliki NPWP,
dan bisa turun menjadi 0,25 persen apabila NPWP disertakan saat transaksi,
sesuai ketentuan PMK Nomor 38 Tahun 2023.
Setiap pembelian akan disertai bukti potong PPh 22 sebagai
dasar pelaporan pajak.
Selisih Harga Jual dan Buyback Melebar
Yang menarik dari pergerakan hari ini, penurunan harga
buyback justru lebih dalam dibanding harga jual.
Jika harga jual hanya terkoreksi Rp20.000, buyback melemah Rp43.000
dari Rp2.395.000 menjadi Rp2.352.000 per gram.
Artinya, selisih atau spread antara harga jual dan harga
beli kembali kini melebar dibanding hari sebelumnya.
Bagi investor yang berencana menjual emas batangannya
kembali ke Antam, pelebaran spread ini penting diperhatikan karena langsung
memengaruhi hasil bersih yang diterima.
Untuk transaksi buyback dengan nilai di atas Rp10 juta,
pemerintah juga mengenakan PPh Pasal 22 sebesar 1,5 persen yang dipotong
langsung dari total nilai transaksi.
![]() |
| Tangan memegang emas batangan Antam 25 gram. Sumber: Sinar Harapan |
Faktor Penyebab Harga Emas Bergerak Turun
Pelemahan harga emas Antam hari ini sejalan dengan koreksi harga
emas di pasar global.
Harga emas spot internasional tercatat turun sekitar 0,2
persen ke level 3.993,83 dolar AS per ons, sementara kontrak berjangka emas
AS untuk pengiriman Agustus relatif stabil di kisaran 4.000,7 dolar AS per
ons.
Meski demikian, sejumlah analis menilai koreksi ini bersifat
sementara. Ketegangan geopolitik yang belum sepenuhnya mereda, termasuk konflik
yang melibatkan sejumlah kawasan, masih berpotensi menopang harga emas tetap
berada di level tinggi dalam beberapa waktu ke depan.
Emas masih dipandang sebagai instrumen investasi yang
relatif aman (safe haven) di tengah ketidakpastian global, sehingga fluktuasi
harga harian tidak serta-merta mengubah tren jangka panjangnya.
Sebagai perbandingan, jika ditarik dalam sebulan terakhir,
harga emas Antam hari ini masih lebih rendah sekitar 2,8 persen dibanding
posisi 14 Juni 2026 yang berada di Rp2.711.000 per gram.
Sementara jika dibandingkan dengan rekor tertinggi sepanjang
2026 yang sempat menyentuh Rp3.168.000 per gram pada 29 Januari lalu, harga
hari ini masih terpaut cukup jauh.
Pertimbangan bagi Investor Ritel
Bagi calon pembeli emas, momen harga turun seperti ini kerap
dimanfaatkan untuk masuk pasar dengan modal lebih ringan, terutama pada pecahan
kecil seperti 0,5 gram atau 1 gram.
Namun perlu diingat, harga per gram pada pecahan kecil
biasanya sedikit lebih mahal dibanding pecahan besar karena adanya biaya cetak.
Sementara itu, bagi pemilik emas yang mempertimbangkan untuk
menjual kembali, pelebaran spread antara harga jual dan buyback hari ini
menjadi alasan untuk mencermati waktu transaksi lebih cermat, terutama jika
emas tersebut akan digunakan sebagai dana darurat atau instrumen lindung nilai
jangka pendek.
Harga emas Antam bersifat fluktuatif dan dapat berubah
sewaktu-waktu mengikuti pergerakan harga emas dunia dan nilai tukar rupiah.
Untuk kepastian harga terbaru, publik disarankan mengecek langsung laman resmi Logam Mulia Antam sebelum melakukan transaksi.




