![]() |
| Panduan lengkap QRIS untuk UMKM 2026. Sumber: Generate by AI |
UMKM Go
Digital - QRIS
(Quick Response Code Indonesian Standard) adalah sistem pembayaran QR code
tunggal yang ditetapkan Bank Indonesia, memungkinkan UMKM menerima pembayaran
dari semua aplikasi dompet digital dan mobile banking hanya dengan satu kode
QR.
Ringkasan:
- QRIS berlaku di seluruh Indonesia
sejak 17 Agustus 2019.
- Per Maret 2024, jumlah merchant
QRIS mencapai 31,5 juta (Bank Indonesia, 2024).
- MDR QRIS untuk UMKM hanya 0,3% per
transaksi, berlaku sejak Juli 2023.
- Pendaftaran QRIS gratis melalui
bank atau penyedia jasa pembayaran (PJP) berizin.
- Volume transaksi QRIS nasional
mencapai Rp 225,4 triliun pada Q1 2024.
Apa Itu QRIS dan Mengapa
Penting bagi UMKM?
QRIS adalah standar kode QR nasional yang
ditetapkan Bank Indonesia untuk menyederhanakan ekosistem pembayaran digital
Indonesia.
Sebelum QRIS,
pedagang harus memajang banyak kode QR dari berbagai penyedia.
Sekarang, satu
kode QR QRIS cukup untuk memfasilitasi pembayaran dari GoPay, OVO, Dana,
LinkAja, ShopeePay, dan ratusan aplikasi lainnya.
Bagi UMKM, ini
berarti tidak perlu memiliki rekening di banyak bank atau mendaftar ke puluhan
layanan berbeda. Cukup satu QR, semua pembeli terlayani.
Menurut data Bank
Indonesia, volume transaksi QRIS nasional mencapai Rp 225,4 triliun pada
Q1 2024, tumbuh 175,44% secara tahunan.
Ini menunjukkan
betapa cepatnya adopsi pembayaran digital di kalangan masyarakat dan UMKM yang
belum memiliki QRIS berisiko kehilangan pelanggan yang tidak membawa uang
tunai.
Berapa Biaya QRIS untuk
UMKM?
MDR (Merchant
Discount Rate) QRIS untuk kategori UMKM adalah 0,3% per transaksi,
berlaku sejak 1 Juli 2023 berdasarkan Peraturan Bank Indonesia. Biaya ini
dipotong langsung dari nilai transaksi yang masuk ke rekening merchant.
Contoh: Jika
pembeli membayar Rp100.000, pedagang menerima Rp99.700, biaya Rp300.
Kategori
merchant QRIS dibagi berdasarkan omzet:
- Usaha Mikro (UMI): MDR 0% untuk transaksi tertentu
(nirlaba, pendidikan, SPBU).
- UMKM umum: MDR 0,3%.
- Usaha menengah ke atas: MDR 0,7%.
Pendaftaran QRIS
sendiri tidak dikenakan biaya alias gratis. Biaya hanya muncul saat ada
transaksi masuk.
Siapa Saja yang Bisa
Mendaftar QRIS?
QRIS dapat didaftarkan oleh siapa pun yang
menjalankan usaha secara legal di Indonesia, termasuk:
- Pedagang warung, toko kelontong,
dan kios pasar.
- Pelaku usaha kuliner (warung makan,
kafe, food truck).
- Pedagang online yang juga melayani
pembeli langsung.
- Pelaku jasa seperti salon, bengkel,
laundry.
- Komunitas, yayasan, dan lembaga
pendidikan non-profit.
Syarat utama
adalah memiliki rekening bank aktif dan dokumen identitas diri yang valid (KTP
untuk perorangan, NIB/SIUP untuk badan usaha).
![]() |
| Panduan kelayakan dan syarat pendaftaran QRIS UMKM. Sumber: Generate by AI |
Bagaimana Cara Kerja QRIS
dalam Transaksi Sehari-hari?
QRIS menggunakan dua mode transaksi:
- Merchant Presented Mode (MPM): QR ditampilkan oleh merchant,
pembeli memindai dengan aplikasinya. Ini yang paling umum dipakai di
warung, toko, dan stan pameran.
- Customer Presented Mode (CPM): Pembeli menampilkan QR dari
aplikasinya, merchant yang memindai. Cocok untuk transportasi atau kasir
bervolume tinggi.
Dana masuk ke
rekening merchant secara real-time atau maksimal H+1 tergantung
kebijakan penyedia jasa pembayaran yang digunakan.
Apa Saja Manfaat QRIS bagi
Pertumbuhan UMKM?
QRIS memberikan sejumlah manfaat konkret
yang berdampak langsung pada operasional usaha:
- Memperluas jangkauan pelanggan: Pelanggan yang tidak membawa uang tunai tetap bisa bertransaksi. Ini penting di era cashless society, terutama untuk generasi muda yang mayoritas menggunakan dompet digital.
- Mengurangi risiko uang palsu dan selisih kembalian: Transaksi digital menghilangkan risiko menerima uang palsu dan meminimalkan kesalahan hitung kembalian.
- Rekap keuangan otomatis: Setiap transaksi tercatat digital. Merchant bisa melihat riwayat transaksi harian langsung dari dashboard penyedia QRIS, memudahkan pembukuan sederhana.
- Meningkatkan kepercayaan dan citra usaha: UMKM yang menerima QRIS terlihat lebih profesional dan modern di mata konsumen.
- Akses ke layanan keuangan formal: Riwayat transaksi QRIS dapat digunakan sebagai bukti cashflow saat mengajukan kredit usaha atau pinjaman modal ke lembaga keuangan.
Kesalahan Umum UMKM Saat
Menggunakan QRIS
Banyak pelaku
usaha yang sudah mendaftar QRIS tetapi tidak memaksimalkannya. Beberapa
kesalahan yang sering terjadi:
- Tidak memperbarui nominal pada QRIS
statis: QRIS
statis tidak mencantumkan nominal otomatis, merchant harus memastikan
pembeli memasukkan jumlah yang benar.
- Lupa mengecek notifikasi
pembayaran: Jangan
serahkan barang sebelum konfirmasi pembayaran masuk ke aplikasi atau SMS.
- Tidak mendaftarkan QRIS ke penyedia
resmi: Hindari
menggunakan layanan pembuatan QR yang tidak berizin OJK/BI karena dana
bisa tidak tersalurkan.
Artikel
Terkait dalam Panduan Ini
- Cara Daftar QRIS untuk UMKM:
Langkah Mudah dan Cepat
- Biaya QRIS UMKM: MDR, Potongan, dan
Perhitungannya
- Manfaat QRIS bagi UMKM: Keuntungan
Nyata yang Bisa Dirasakan
FAQ Seputar QRIS Untuk UMKM
Apakah QRIS
bisa digunakan oleh pedagang kaki lima?
Ya. Pedagang
kaki lima dan usaha informal dengan rekening bank aktif dapat mendaftar QRIS
secara gratis melalui bank atau aplikasi dompet digital berizin.
Berapa lama
proses aktivasi QRIS?
Secara umum,
proses aktivasi QRIS memakan waktu 1–7 hari kerja tergantung penyedia jasa
pembayaran yang digunakan. Beberapa platform seperti GoPay dan Dana dapat
memproses lebih cepat.
Apa bedanya
QRIS statis dan QRIS dinamis?
QRIS statis
memiliki kode QR tetap tanpa nominal, cocok untuk toko fisik. QRIS dinamis
dibuat per transaksi dengan nominal tercetak otomatis, ideal untuk kasir atau
transaksi online.
Apakah dana
dari QRIS langsung masuk rekening?
Dana umumnya
masuk secara real-time atau maksimal H+1. Waktu penyelesaian tergantung
kebijakan masing-masing penyedia jasa pembayaran.
Apakah QRIS
aman dari penipuan?
QRIS diatur
oleh Bank Indonesia dan menggunakan enkripsi standar. Risiko terbesar bukan
dari sistemnya, melainkan dari kelalaian merchant seperti tidak memverifikasi
notifikasi pembayaran sebelum menyerahkan barang.
Kesimpulan
QRIS adalah solusi pembayaran digital paling
relevan untuk UMKM Indonesia saat ini.
Dengan MDR
hanya 0,3%, pendaftaran gratis, dan cakupan yang mencakup semua aplikasi dompet
digital nasional, tidak ada alasan kuat untuk menunda adopsi.
Mulai dari
mendaftarkan diri ke bank atau PJP berizin, lalu pasang QR di tempat yang mudah
terlihat pelanggan.
Disclaimer: Informasi dalam artikel ini bersumber dari data Bank Indonesia dan kebijakan yang berlaku per Mei 2026. Ketentuan MDR, prosedur pendaftaran, dan regulasi dapat berubah sewaktu-waktu. Selalu cek kebijakan terbaru di situs resmi Bank Indonesia (bi.go.id) atau penyedia jasa pembayaran Anda.




